JAKARTA (RP) -
Lembaga penelitian Indo Barometer dalam Quick count atau hitung cepat
Pemilihan Umum Kepala Daerah Riau putaran kedua menyatakan pasangan
nomor urut 2, Anas Maamun-Arsyadjulian di Rachman unggul mutlak atas
pasangan nomor urut 1, Herman
Abdullah-Agus Widayat.
Quick
count pemilihan gubernur Provinsi Riau putaran kedua yang digelar oleh
Indo Barometer pada Rabu (27/11) tadi, dari suara masuk sebanyak 98
persen menunjukkan bahwa Annas Maamun -Arsyadjuliandi Rachman mendulang
suara 59,91 persen atau unggul dibandingkan Herman Abdullah-Agus
Widayat yang hanya memperoleh suara 40,09 persen.
‘’Keunggulan
Annas–Arsyad dibandingkan Herman–Agus hampir 20 persen dari total
suara,’’ ujar Direktur Eksekutif Indo Barometer Muhammad Qodari, MA
melalui rilisnya, Rabu (27/11).
Dikatakan
Qodari, keunggulan Annas–Andi kian memperkukuh keunggu lannya di
pemilihan gubernur putaran pertama September lalu. Berdasarkan hasil
perhitungan KPU pada putaran pertama, Annas – Andi (28,83%) dan
Herman–Agus (23,00%).
‘’Pada putaran pertama
terdiri dari 5 pasangan calon dan tidak ada pasangan calon yang
memperoleh 30 persen untuk keluar sebagai pemenang pemilihan gubernur
sesuai peraturan undang-undang,’’ terangnya.
Keunggulan
Annas–Andi yang didukung oleh Partai Golkar sambung Qodari menunjukkan
bahwa mesin politik Partai Golkar di Provinsi Riau cukup solid. Selain
pilihan figur Annas Maamun yang cukup merakyat, Annas Maamun juga
dianggap berhasil selama menjadi bupati Kabupaten Rokan Hilir.
’’Alasan-alasan itulah yang dapat menjelaskan kemenangan Annas–Andi
unggul di pemilihan gubernur Provinsi Riau,’’ sebutnya.
Berdasarkan
quick count Indo Barometer, Partisipasi pemilih pada pemilihan
gubernur Provinsi Riau putaran kedua menurun dibanding kan pada putaran
pertama. Partisipasi pemilih di pemilihan guber nur Provinsi Riau
putaran kedua sebesar 55,39% dibandingkan putaran pertama sebesar
61,31%
Sementera itu lanjut Qodari, partisipasi
pemilih adalah jumlah antara suara sah dan suara tidak sah. Sehingga
angka partisipasi pemilih sebesar 55,39 persen. Suara tidak
datang/tidak hadir ke TPS sebesar 44,61 persen. ’’Artinya, lebih dari
50 persen pemilih hadir di TPS, meskipun banyak juga yang tidak hadir
ke TPS dengan berbagai macam alasan,’’ sebutnya.
Disebutkan
Qodari pula, quick count pemilihan gubernur Provinsi Riau dilaksanakan
di 300 TPS (Tempat Pemungutan Suara) sebagai sampel dari 11.669 TPS
yang tersebar di 12 kabupaten/kota di Provinsi Riau. Total pemilih yang
terdaftar di daftar pemilih tetap (DPT) KPU Provinsi Riau sebesar
4.000.459 pemilih. Secara statistik, sampel sebanyak 300 TPS
menunjukkan quick count berada pada tingkat kepercayaan (level of
confidence) sebesar 99 persen dan tingkat kesalahan (margin error)
sebesar 1 1%.
’’Quick count menggunakan metode
multi stage random sampling, yaitu metode acak bertingkat dengan
mengambil sampel di seluruh kabupa ten/kota di Provinsi Riau,’’
terangnya.
Namun meskipun Annas–Andi unggul
menurut versi quick count Indo Barometer, namun untuk kepastian
pemenang pemilihan gubernur Provinsi Riau tetap menunggu hasil
perhitungan suara dari KPU Provinsi Riau. (*/dac)
Berikut perolehan suara pasangan calon berdasarkan 98% suara masuk:
1. Herman Abdullah – Agus Widayat 40,09%
2. Annas Maamun – Arsyadjuliandi Rachman 59,91%
Hasil Quick Count Versi Indo Barometer Anas Maamun Menang Telak
Views:
Category:
ALL
0 komentar:
Post a Comment